PENDAHULUAN
Untuk dapat
melakukan penginstalan, pertama anda harus dapat mengerti keterangan berbahasa
Inggris yang tertulis dalam manual peralatan elektronik komputer maupun
program-program komputernya, bila perlu siapkan kamus bahasa Inggris. Bahasa
Inggris yang dipergunakan dalam hal ini cukup sederhana dan mudah di mengerti,
hanya dengan mengenal sedikit tata bahasa Inggris anda dapat memahami maksud
petunjuk pembuat hardware maupun program sistem operasi dan sistem aplikasinya.
KOMPONEN
SEBUAH PC
Untuk merakit sebuah komputer
personal diperlukan peralatan elektronik paling sedikit sebagai berikut :
1. Layar Monitor,
berbentuk seperti televisi karena memiliki tabung kaca RGB. Ada pula layar
monitor jenis LCD (liquid cristal display) yang hanya membutuhkan listrik
sedikit. Anda dapat memilih salah satu jenis VGA, SVGA ataupun LCD (jenis-jenis
ini yang banyak dijadikan kelengkapan standard pada sebuah komputer personal
saat ini).
2. Motherboard
(mainboard), merupakan komponen tempat terpasangnya perangkat lain pada
personal computer, dapat dipilih dari jenis motherboard yang mampu
mengendalikan processor baik AMD maupun Intel. Single Processor maupun Dual
Processor.
3. Processor,
sebagai pusat pengendali seluruh proses, untuk saat ini ada 2 jenis yang bisa
anda pilih yaitu produk dari INTEL atau AMD. Processor ini biasanya berpasangan
dengan Heat Sink and Fan (HSF) yang terdiri dari logam pendingin dan kipas,
berfungsi sebagai pendingin.
4. Memori RAM
(random access memory), dapat dipilih yang sesuai dengan jenis yang cocok
dengan motherboad yang anda miliki. Ada beberapa jenis RAM dan anda bisa
menanyakan ke toko jenis RAM yang cocok dengan motherboard yang akan anda beli.
Jenis RAM yang umum digunakan saat ini antara lain SDR RAM, DDR RAM dan DDR2
RAM, dengan kapasitas yang bervariasi mulai dari 64 Mbyte, 256 Mbyte sampai 1
GB per buahnya. Memori berfungsi menyimpan sementara program aplikasi dan
sistem operasi maupun file kerja selama komputer dioperasikan. Semakin besar
ukuran yang dipergunakan semakin terasa handal komputer yang anda rakit pada
saat sedang mengetik atau menggambar.
5. VGA (Video
Graphic Array) Card, merupakan komponen yang berfungsi untuk mengolah data
video/grafik. Untuk saat ini ada yang bersifat terintegrasi dengan motherboard
(on board) dan ada yang dipasangkan pada motherboard (add on). Jenis VGA Card
antara lain tipe PCI slot, AGP slot dan PCI Express slot.
6. Floppy drive
dan kabelnya, anda dapat memilih yang standard dan umum terpasang di PC yang
ada saat ini yaitu jenis flopy drive 3,5 inch dengan kapasitas 1,44
Mbyte.
7. Harddisk
berikut kabelnya, anda dapat memilih jenis hardisk sesuai dengan kebutuhan
mulai dari kapasitas 1 Gbyte, 2,3 Gbyte s/d 120 Gbyte. Hardisk saat ini ada 2
jenis yang biasa dipakai untuk personal computer yaitu jenis IDE dan jenis
SATA.
8. Keyboard, dapat
dipilih keyboard yang sesuai dengan selera anda. Berdasarkan konektornya,
keyboard memiliki jenis PS/2, USB dan Wireless.
9. Mouse, dapat
dipilih sesuai kebutuhan. Berdasarkan konektornya, keyboard memiliki jenis
PS/2, USB dan Wireless.
10. CD/DVD ROM drive, komponen untuk
membaca media CD/DVD. Berguna untuk menginstall sistem operasi dan program
aplikasi yang diperlukan.
11. Sound Card, merupakan komponen
yang berfungsi untuk mengolah data audio. Untuk saat ini ada yang bersifat terintegrasi
dengan motherboard (on board) dan ada yang dipasangkan pada motherboard (add
on). Jenis Sound Card antara lain tipe PCI slot dan ISA slot.
12. Casing, sebagai tempat
terpasangnya seluruh komponen agar terlihat bersih dan rapi.
13. Power Supply, sebagai penyuplai
/ penyedia arus listrik.
14. Speaker Active System, komponen
untuk memunculkan suara hasil proses Sound Card.
15. Modem,
komponen untuk menghubungkan komputer dengan jaringan internet. Untuk saat ini
ada tipe modem internal yang terintegrasi dengan motherboard (on board) maupun
yang dipasang pada slot PCI (add on) dan juga tipe modem eksternal yang
dipasang pada Serial port atau USB port.
16. TV Tuner,
komponen yang digunakan agar komputer dapat menangkap siaran televisi, biasanya
juga bisa menangkap siaran radio. Jenisnya ada yang internal dan eksternal.
17. Disket atau CD
yang berisi software sistem operasi dan software aplikasi.
18. Stabilizer,
komponen yang digunakan agar kondisi listrik yang terhubung ke komputer stabil.
19. Printer,
sebagai komponen untuk menampilkan hasil proses komputer pada media cetak,
seperti kertas. Printer yang umum digunakan adalah type Dot Metrik (pita), type
inkjet (tinta cair), type laserjet (toner / tinta serbuk).
20. Scanner, sebagai komponen untuk
memasukan objek gambar ke komputer.
Setiap
komponen tersebut bisa anda pilih dari berbagai jenis merk sesuai dengan
kondisi keuangan anda. Anda tidak perlu ragu karena semua komponen komputer
yang dijual dipasar dari berbagai merk adalah mengikuti standar IBM sehingga
dari merk apapun bisa anda gunakan. Komponen bekas pun bisa dimanfaatkan asal
anda mengetahui kondisinya masih baik (bisa ditanyakan ke penjual barangnya dan
anda bisa menyaksikan pengujiannya).
Software yang umum dipakai adalah :
1. Sistem Operasi
(Windows, Linux)
2. Aplikasi
perkantoran (Microsoft Office Word, Excell, Power point)
3. Pemrograman
(Turbo Pascal, Turbo C++, Borland Delphi, Visual Basic, Visual FoxPro, MS
Access, SQL)
4. Web Desain
(PHP, MySQLserver, MS Front Page)
5. Desain (Corel
Draw, PhotoShop)
6. Desain Animasi
(Macromedia Flash MX, Swish Max)
7. Aplikasi
Akuntansi (Dec Easy Accounting/DEA, MYOB Accounting)
8. Aplikasi
Statistika (SPSS)
PERALATAN
YANG DIBUTUHKAN
1.
Obeng
2.
Tang
3.
Buku catatan
4. Buku petunjuk
hardware
LANGKAH-LANGKAH MERAKIT
1. Ambil
motherboard, apabila diperlukan aturlah posisi konektor “jumper”, sesuai dengan
yang tertulis dalam buku petunjuk dari pabriknya.
2. Pasanglah processor
pada tempatnya (soket-nya) perhatikan tanda pada processor harus ditempatkan
sesuai dengan tanda yang ada pada soket tersebut (tidak boleh terbalik).
Kuncilah tangkai pengunci yang biasanya terdapat disisi soket processor.
Perhatikan kode titik atau sisi processor dengan bentuk miring merupakan
petunjuk agar bagian processor itu dipasang pada bagian slot yang memiliki
tanda sama.
3.
Kemudian pasanglah logam penghantar panas dan kipas pendingin di atasnya. Pada
produk processor terakhir sudah dilengkapi dengan kipas pendingin. Pada jenis
processor Pentium II, soket processor ada yang dibuat bersatu dengan papan
circuit khusus, sehingga untuk memasang processor tersebut cukup dengan
memasang papan circuit tersebut ke motherboard dan menguncinya dengan baik.
Pemasangan processor pada soket ataupun tempat yang ada di motherboard tidak
boleh terbalik karena dapat mengakibatkan motherboard atau processor rusak.
4.
Pasanglah memori RAM pada tempatnya dengan baik, perhatikan sudut memori yang
biasanya berlekuk harus ditempatkan pada tempatnya secara hati-hati. Apabila
anda terbalik memasangnya, maka memori akan sulit dimasukan. Pada jenis memori
SDRAM/DDRAM, dudukan memori di motherboard memiliki pengunci yang akan bergerak
mengunci bersamaan dengan masuknya memori ke dalamnya.
5.
Masukan motherboard ke dalam casing (kotak komputer), kaitkanlah pengait
plastik yang biasa disediakan oleh pabrik casing, ke dalam lubang yang terdapat
pada motherboard. Pada sudut yang memungkinkan anda tempatkan baut, bautlah
motherboard tersebut pada casing untuk menghindarkan terjadinya pergeseran
motherboard. Sebaiknya hati-hati memasang motherboard pada casing karena
bentuknya tipis kecil dan memiliki rangkaian elektronik yang rumit.
6.
Pasanglah kabel power (catu daya) yang ada pada power supply ke soket power
pada motherboard.
7.
Pasanglah harddisk, floppy drive pada tempat yang telah tersedia dalam casing
CPU, kencangkan dudukannya dengan baut secara hati-hati. Bila ada CD ROM drive,
pasangkan pula alat ini secara hati-hati dan dikencangkan dengan baut.
8.
Sambungkan kabel dari power suply ke slot power yang terdapat di harddisk,
flopy drive dan CD ROM drive. Perhatikan sudut konektor plastiknya pada kabel
tersebut biasanya sudah dirancang pas sesuai dengan dudukan yang terdapat pada
hardisk, flopy drive atau CD ROM drive. Bila anda memasang konektor ini
terbalik, maka pada saat anda memasukan konektor tersebut akan terasa sulit.
9.
Sambungkan kabel pita (kabel data) pada dudukan hardisk, floppy drive dan CD
ROM drive. Kabel ini berfungsi untuk menghubungkan peralatan tersebut ke
motherboard. Perhatikan sisi kabel berwarna merah harus ditempatkan pada kaki
nomor satu (lihat keterangan yang dituliskan pada hardisk atau flopy drive
ataupun CD ROM drive). Bila terbalik memasangnya komputer tidak akan bekerja
baik dan dapat merusakan peralatan-peralatan tersebut. Kabel yang terpasang ke
flopy drive lebih sempit bila dibandingkan kabel penghubung hardisk ataupun CD
ROM drive. Kabel penghubung hardisk dan CD ROM drive sama ukurannya.
10. Sambungkan
kabel dari floppy drive ke slot untuk floppy drive, demikian pula sambungkan
kabel dari hardisk ke slot IDE nomor 1, dan kabel dari CD ROM ke slot IDE nomor
2. Perhatikan juga agar sisi kabel berwarna merah harus menempati kaki nomor
satu pada tiap slot. Anda bisa melihat keterangan yang tertulis di motherboard
ataupun di petunjuk motherboard.
11. Pasanglah card
VGA pada slotnya, Bila anda memiliki card VGA jenis PCI, anda harus pasangkan
card tersebut pada slot PCI di motherboard. Bila anda memiliki card VGA jenis
AGP, anda harus pasangkan card tersebut pada slot AGP di motherboard. Kecuali
kalau jenis motherboard yang dipakai menggunakan VGA Card jenis On Board.
12. Hubungkan bagian Front Panel
motherboard pada konektor kabel penghubung tombol Reset, tombol Power, Harddisk
Led, Power Led, dan Speaker.
13. Pasanglah kabel data dari
monitor ke port yang terdapat di VGA Card, perhatikan konektornya memiliki 3
deretan kaki yang tersusun rapi, dengan konektor berbentuk trapesium.
14. Pasangkan konektor keyboard dan
konektor mouse ke port yang sesuai pada motherboard.
15. Pasangkan kabel listrik (power)
dari layar monitor ke port power yang terdapat di bagian belakang power supply
yang telah terpasang pada casing CPU. Bila konektornya tidak cocok, anda dapat
memasang kabel listrik tersebut ke stabilizer. Pasangkan kabel listrik untuk
CPU dari stabilizer ke port yang terdapat pada power suply di bagian belakang
casing CPU.
16. Apabila diperlukan anda dapat
menambahkan komponen Sound Card, Modem, TV Tuner, Printer, Scanner, Speaker
Aktif dan komponen lain pada komputer anda.
Sekarang anda
telah berhasil merakit sebuah Personal Komputer, tetapi anda belum bisa
mempergunakan komputer tersebut. Anda masih harus mengatur program BIOS, dan
memasang (menginstal) program sistem operasi dan program aplikasi ke dalam
hardisknya.
Sebelum anda
mengatur program BIOS, anda cek kembali semua langkah yang telah anda lakukan
tadi. Perhatikan posisi processor dan RAM serta kabel-kabel penghubung hardisk,
flopy drive dan CD ROM drive. Setelah anda yakin benar dan sudah sesuai dengan
keterangan yang tercantum dalam petunjuk pabrik dari setiap peralatan tadi.
Anda bisa melakukan pengaturan program BIOS.
(sumber : http://budiman2zone.wordpress.com)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar